Rabu, 22 April 2015

STRUKTUR KONTROL



BAB 5 STRUKTUR KONTROL


A.STRUKTUR KONTROL PERCABANGAN
Digunakan untuk memilih blok pernyataan sesuai dengan kondisi pada struktur percabangan,apabila kondisi terpenuhi maka satu atau lebih pernyataan akan dijalankan.
1.percabangan denagan 1 kondisi
Percabangan 1 kondisi digunakan perintah if dengan format sebagai berikut:
If(kondisi) pernyataan 1;
Atau
If(kondisi) {
   Pernyataan1;
Pernyataan2;
...
}
2.percabangan 2 kondisi
Percabangan dua kondisi memiliki format sebagai berikut:
If(kondisi) {
   Pernyataan1;
  Pernyataan2;
...
}
Else {
         Pernyataan1;
        Pernyataan2;
...
}
3.percabangan lebih dari 2 kondisi
Pada percabangan lebih dari 2 kondisi ini terdapat banyak pilihan pernyataan yang dapat dijalankan untuk kemungkinan setiap kondisi.berikut adalah contoh pergramnya:
/* perogram menentukan nilai rapot siswa*/
#include <stdio.h>
 Int main ()
       Float rata2 _ujian;
      Printf(“masukan nilai rata-rata ujian siswa: “);
      Scanf(“%f”, &rata2_ujian);
      Prinf(“siswa mendapatkan nilai “);
     If(rata2_ujian >=80) printf(“A”);
     Else if(rata2_ujian >=60) printf(“B”);
     Else if(rata2_ujian >=40) printf(“C”);
     Else printf(“D”);
     Return 0;
}
Format dasar swich sebagai barikut:
Swicth (variabel){
  Case nilai_konstan1:
Blok_pernyataan1;
          Break;
    Case nilai_konstan2:
       Blok_pernyataan2;
       Break;
...
Default;
     Blok_pernyataan_alternatif;
}

4.percabangan bersarang (nested)
Digunakan untuk pemeriksaan kondisi secara berlapis.bentuk umumnya adalah sebagai berikut:
If(kondisi1)
                                If(kondisi2)
                                                                ...
                                                If(kondisi-n) pernyataan1;
                                                Else pernyataan2;
                                                                ...
                                Else pernyataan-n;
Else pernyataan-n+1;




Selasa, 21 April 2015

DEWI SARTIKA VS R.A KARTINI

Selama ini kita memperingati hari  wanita setiap tanggal 21 April. Dimana menurut pemerintah hari wanita itu dirintis oleh Raden Ajeng Kartini. Tapi bagaimana dengan Dewi Sartika? Menurut saya dialah orang pertama yang mendirikan sekolah untuk para kaum wanita. Dialah yang mengajak wanita Indonesia untuk mandiri, ssama derajatnya denagn kaum pria. Apa sebab?
Dewi Sartika:
Dewi Sartika lahir di Bandung, 4 Desember 1884 dan meninggal di Tasikmalaya, 11 September 1947 pada umur 62 tahun. Ia adalah tokoh perintis pendidikan untuk kaum perempuan, diakui sebagai Pahlawan Nasional oleh Pemerintah Indonesia tahun 1966.
Sejak 1902, Dewi Sartika sudah merintis pendidikan bagi kaum perempuan. Di sebuah ruangan kecil, di belakang rumah ibunya di Bandung, Dewi Sartika mengajar di hadapan anggota keluarganya yang perempuan. Merenda, memasak, jahit-menjahit, membaca, menulis, dan sebagainya, menjadi materi pelajaran saat itu Pada 16 Januari 1904, Dewi Sartika membuka Sakola Istri (Sekolah Perempuan) pertama se-Hindia-Belanda.
Lulusan pertama keluar pada tahun 1909, membuktikan kepada bangsa kita bahwa perempuan memiliki kemampuan yang tak ada bedanya dengan laki-laki.  
Pada tahun-tahun berikutnya di beberapa wilayah Pasundan bermunculan beberapa Sakola Istri, terutama yang dikelola oleh perempuan-perempuan Sunda yang memiliki cita-cita yang sama dengan Dewi Sartika. Pada tahun 1912 sudah berdiri sembilan Sakola Istri di kota-kota kabupaten (setengah dari seluruh kota kabupaten se-Pasundan).
RA Kartini:
Ketika muda, Kartini yang bisa berbahasa Belanda mulai belajar sendiri dan menulis surat kepada teman-teman korespondensi yang berasal dari Belanda. Salah satunya adalah Rosa Abendanon yang banyak mendukungnya. Dari buku-buku, koran, dan majalah Eropa, Kartini tertarik pada kemajuan berpikir perempuan Eropa. Timbul keinginannya untuk memajukan perempuan pribumi, karena ia melihat bahwa perempuan pribumi berada pada status sosial yang rendah. Pada tanggal 17 September 1904, Kartini meninggal pada usia 25 tahun. Kartini meninggal beberapa hari setelah melahirkan anak. Ia dimakamkan di Desa Bulu, Kecamatan Bulu, Rembang.
Untuk meneruskan cita-cita Kartini, kemudian didirikan Sekolah Wanita oleh Yayasan Kartini di Semarang pada 1912, dan kemudian di Surabaya, Yogyakarta, Malang, Madiun, Cirebon dan daerah lainnya. Nama sekolah tersebut adalah “Sekolah Kartini”. Yayasan Kartini ini didirikan oleh keluarga Van Deventer, seorang tokoh Politik Etis.
Setelah Kartini wafat, Mr. J.H. Abendanon mengumpulkan dan membukukan surat-surat yang pernah dikirimkan R.A Kartini pada teman-temannya di Eropa. Abendanon saat itu menjabat sebagai Menteri Kebudayaan, Agama, dan Kerajinan Hindia Belanda. Buku itu diberi judul Door Duisternis tot Licht yang arti harfiahnya “Dari Kegelapan Menuju Cahaya”. Buku kumpulan surat Kartini ini diterbitkan pada 1911. Buku ini dicetak sebanyak lima kali, dan pada cetakan terakhir terdapat tambahan surat Kartini. Pada tahun 1922, Balai Pustaka menerbitkannya dalam bahasa Melayu dengan judul yang diterjemahkan menjadi Habis Gelap Terbitlah Terang: Boeah Pikiran, yang merupakan terjemahan oleh Empat Saudara.
 

Rabu, 08 April 2015

TIPE DATA,VARIABEL,KONSTANTA,OPERATOR DAN EKSPRESI



BAB 4
TIPE DATA,VARIABEL,KONSTANTA,OPERATOR DAN EKSPRESI

B.OPERATOR DAN EKSPRESI DALAM BAHASA C
Operator adalah tanda atau simbolyg digunakan untuk melakukan sesuatu operasi tertentu.
Beberapa operator dalam bahasa c dan tingkatan prioritasnya.
Prioritas
OPERATOR
SIMBOL
ARAH PROSES
1
Tanda kurang
( )
Kiri-Kanan
2
Operator unary(negasi,minus,increment)
!,-,++,--
Kanan-Kiri
3
Operator perkalian,pembagian dan modulo
*,/,%
Kiri-Kanan
4
Operator penjumlahan dan pengurangan
+,-
Kiri-Kanan
5
Operator hubungan/perbandingan
<,<=,>,>=
Kiri-Kanan
6
Operator hubungan kesamaan dan ketidaksamaan
=,!=
Kiri-Kanan
7
Operator logika AND
&&
Kiri-Kanan
8
Operator logika OR
II
Kiri-Kanan
9
Operator pemberi nilai(assignment)
=,+=,-=,*=,/=,%=
Kanan-Kiri

1.Operator Aritmatika
 Operator aritmatika digunakan untuk melakukan operasi hitung bilangan.ada 5 operator aritmatika yg dapat digunakan yaitu perkalian(*),pembagian(/),modulo atau sisa pembagian(%),penjumlahan(+) dan pengurangan(-).
Berikut ini contoh penerapan operator aritmatika dalam program.
/*operasi aritmatika */
/*operasi aritmatika */
#include <stdio.h>
Int main( ) {
Int bil1,bil2;`
Float desi1, desi2;
printf(“Masukkan bilangan pertama:  “);
Scanf(“%d”, &bil1);
Printf(“masukkan bilangan kedua: “);
Scanf((“%d”, &bil2);
Printf(“hasil penjumlahan kedua bilangan adalah%d \n”, bil1 +bil2);
Printf(“hasil pengurangan bilangan pertama dengan bilangan kedua adalah%d \n”, bil1 -bil2);
Printf(“hasil perkalian kedua bilangan adalah%d \n”, bil1 *bil2);


Printf(“bilangan pertama dibagai bilangan kedua adalah%d sisa %d \n”,bil1/bil2,bil1 %bil2);
Desi1=bil1;
Desi2=bil2;
Printf(“hasil pembagian blangan pertama dengan bilangan kedua adalah %f
    \n”, desi1/desi2);
    Return 0;
}










 
 
 


Selasa, 07 April 2015

Kamis, 02 April 2015

cara menginstal windows 7

» Computer » Software » Langkah2 Cara Menginstall windows 7 (Lengkap dengan gambar)